TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL KEMENDESA

https://web.facebook.com/doni.ag.subrata.170707

Kamis, 02 Oktober 2025

KETAHANAN PANGAN YANG DIKELOLA OLEH BUMDESA KARYA NYATA DESA BLAU KECAMATAN LEBONG ATAS


LATAR BELAKANG 

Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki permintaan tinggi di pasar. Dengan mengembangkan lahan pertanian jagung, kami berharap dapat mencapai beberapa tujuan, antara lain:

Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PAD): Melalui produksi dan penjualan jagung, diharapkan dapat meningkatkan kontribusi PAD Desa.

Meningkatkan Produktivitas Pertanian: Dengan pengelolaan lahan yang baik, kami berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertanian.

Menciptakan Lapangan Kerja: Pengembangan lahan ini diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Memperkuat Ketahanan Pangan: Dengan meningkatkan produksi jagung, kami diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan di desa.


Perencanaan :

Memanfaatkan  program ketahanan pangan, berdasarkan hasil musyawarah desa bahwa ketahanan pangan akan dikelola oleh BUMDesa dengan alokasi penyertaan modal BUMDesa sebesar Rp 141.586.000 Modal tersebut digunakan untuk Tanam jagung dan Tanam Tomat mulai dari Persiapan lahan, Pemupukan lahan ,Pembelian Alat dan Bahan, Pupuk, Bibit dan lain-lain sesuai dengan kebutuahan Tanam yang sudah melalui koordinasi dengan Pihak PPL Kecamatan Lebong Atas.

 

Pelaksanaan :

Metode pelaksanaan program pengelolaan Dana Ketahanan Pangan untuk pengembangan pertanian jagung di Desa Contoh  akan dilakukan melalui beberapa langkah strategis. Pertama, pengumpulan data dan analisis lahan akan dilakukan untuk mengetahui kondisi tanah dan faktor-faktor yang mempengaruhi pertanian. Selanjutnya, penyuluhan dan pelatihan bagi petani akan diadakan untuk memberikan pemahaman tentang teknik budidaya jagung yang baik, melibatkan penyuluh pertanian local PPL Kecamtan Lebong Atas. Setelah itu, tahap pengolahan lahan akan dilaksanakan, termasuk pembajakan dan pembersihan lahan, dengan sewa peralatan pertanian yang diperlukan.

Setelah lahan siap, penanaman bibit jagung akan dilakukan pada waktu yang tepat, diikuti dengan pemeliharaan rutin seperti penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama. Pada saat panen, hasil jagung akan dipanen dengan memperhatikan waktu yang tepat agar hasil optimal. Kegiatan pascapanen, seperti pengeringan dan penyimpanan, juga akan dilakukan untuk menjaga kualitas produk.

Untuk pemasaran, jaringan pemasaran akan dikembangkan melalui kerjasama dengan pedagang lokal dan pasar sekitar, serta dilakukan promosi untuk meningkatkan daya tarik produk jagung. Terakhir, monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara rutin untuk memastikan semua kegiatan berjalan sesuai rencana, diikuti dengan evaluasi keseluruhan program setelah panen guna menilai keberhasilan dan mencatat pelajaran yang dapat dipetik untuk perbaikan di masa mendatang.

Dengan mengikuti metode pelaksanaan yang sistematis ini, diharapkan program pemanfaatan Ketahanan pangan untuk pertanian jagung dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat signifikan bagi petani serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Blau.

 

 

Hasil :

Untuk Sekarang dari Target 1 Ha Lahan Tanam Jagung diharapkan dapat Menghasilkan Jagung Sebesar 5 sd 6 Ton yang harapannya nantinya hasil tersebut dapat dimanfaatkan untuk Tanam Kembali dan Menambah PADes melalui hasil usaha BUMDESA.

 

Dampak/outcome :

Melalui proyek ini, diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi masyarakat desa, sekaligus meningkatkan kualitas hidup mereka melalui peningkatan pendapatan dari sektor pertanian. BUMDESA berharap program ini dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan daya beli masyarakat.

 

Penerima Manfaat :

Masyarakat dan Kelompok Petani Desa

 

Kontribusi pada PADesa :

Tahun 2025 dengan Target Rp10.000.000,-

 

Pengembangan Program/Jenis Usaha :

Pengelolaan Dana Ketahanan Pangan untuk pengembangan pertanian jagung di Desa Contoh  diharapkan dapat berkontribusi signifikan terhadap ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat. Program ini mendukung ketahanan pangan nasional, sejalan dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto, dengan meningkatkan produksi jagung yang berkualitas guna mencapai swasembada pangan.

Untuk meningkatkan daya saing akan dilaksanakan program pelatihan pemasaran produk melalui digital marketing serta menjaring relasi dengan BUMDesa lainnya atau dengan Lembaga ekonomi lainnya. 

Kontak PIC Kegiatan (Desa) : 

Rizki Hidayatulah (Direktur BUMDesa)

+62 821-8399-4610


PERAN TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL (TPP) DALAM BIDANG KETAHAN PANGAN MELAUI BUMDESA

Peranan TPP Dalam Pelaksanaan Kegiatan Ketahanan Pangan Melalui BUMDESA :

1. Fasilitasi Pelaksanaan Musyawarah Desa Revitalisasi BUMDESA dan Musyawarah Desa Khusus Tentang Ketahanan Pangan.

2.  Fasilitasi BUMDESA dalam Menyusun Kelengkapan Dokumen Legaligas dan Peyusunan Analisas Usaha Ketahanan pangan dalam hal ini untuk Kegiatan Penanaman Jagung.

3. Bersama dengan Pihak PPL Kecamatan Lebong Atas Melaksanakan Pembinaan tentang tata cara Tanam Jagung

4. Menyarankan agar BUMDESA mencatat seluruh Kronologi Mulai dari Tanam Jagung 1 HST sampai dengan proses Panen agar seluruh saran dari Pihak PPL dan pihak yang berwenang tercatat dengan rapi.

5.  Mendampingi Pengurus BUMDESA dalam proses Penyusunan Pencatatan Keuangan BUMDESA

 


AKTIFITAS TPP LEBONG ATAS

KETAHANAN PANGAN YANG DIKELOLA OLEH BUMDESA KARYA NYATA DESA BLAU KECAMATAN LEBONG ATAS

LATAR BELAKANG  Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki permintaan tinggi di pasar. Dengan mengembangkan lah...