|
Jagung merupakan salah satu komoditas
unggulan yang memiliki permintaan tinggi di pasar. Dengan mengembangkan lahan
pertanian jagung, kami berharap dapat mencapai beberapa tujuan, antara lain:
Meningkatkan
Produktivitas Pertanian: Dengan pengelolaan lahan yang baik, kami berupaya meningkatkan
kualitas dan kuantitas hasil pertanian. Menciptakan Lapangan
Kerja: Pengembangan lahan ini
diharapkan dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. Memperkuat Ketahanan
Pangan: Dengan meningkatkan
produksi jagung, kami diharapkan mampu berkontribusi dalam menciptakan ketahanan pangan di
desa. Perencanaan : Memanfaatkan program ketahanan pangan, berdasarkan hasil musyawarah
desa bahwa ketahanan pangan akan dikelola oleh BUMDesa dengan alokasi
penyertaan modal BUMDesa sebesar Rp 141.586.000 Modal tersebut digunakan untuk Tanam
jagung dan Tanam Tomat mulai dari Persiapan lahan, Pemupukan lahan ,Pembelian
Alat dan Bahan, Pupuk, Bibit dan lain-lain sesuai dengan kebutuahan Tanam yang
sudah melalui koordinasi dengan Pihak PPL Kecamatan Lebong Atas.
Pelaksanaan : Metode pelaksanaan program pengelolaan Dana
Ketahanan Pangan untuk pengembangan pertanian jagung di Desa Contoh akan dilakukan melalui beberapa langkah
strategis. Pertama, pengumpulan data dan analisis lahan akan dilakukan untuk
mengetahui kondisi tanah dan faktor-faktor yang mempengaruhi pertanian.
Selanjutnya, penyuluhan dan pelatihan bagi petani akan diadakan untuk
memberikan pemahaman tentang teknik budidaya jagung yang baik, melibatkan
penyuluh pertanian local PPL Kecamtan Lebong Atas. Setelah itu, tahap
pengolahan lahan akan dilaksanakan, termasuk pembajakan dan pembersihan lahan,
dengan sewa peralatan pertanian yang diperlukan. Setelah lahan siap, penanaman bibit jagung akan
dilakukan pada waktu yang tepat, diikuti dengan pemeliharaan rutin seperti
penyiraman, pemupukan, dan pengendalian hama. Pada saat panen, hasil jagung
akan dipanen dengan memperhatikan waktu yang tepat agar hasil optimal. Kegiatan
pascapanen, seperti pengeringan dan penyimpanan, juga akan dilakukan untuk
menjaga kualitas produk. Untuk pemasaran, jaringan pemasaran akan
dikembangkan melalui kerjasama dengan pedagang lokal dan pasar sekitar, serta
dilakukan promosi untuk meningkatkan daya tarik produk jagung. Terakhir,
monitoring dan evaluasi akan dilakukan secara rutin untuk memastikan semua
kegiatan berjalan sesuai rencana, diikuti dengan evaluasi keseluruhan program
setelah panen guna menilai keberhasilan dan mencatat pelajaran yang dapat
dipetik untuk perbaikan di masa mendatang. Dengan mengikuti metode pelaksanaan yang sistematis
ini, diharapkan program pemanfaatan Ketahanan pangan untuk pertanian jagung
dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat signifikan bagi petani serta
meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Blau.
Hasil
: Untuk Sekarang dari
Target 1 Ha Lahan Tanam Jagung diharapkan dapat Menghasilkan Jagung Sebesar 5
sd 6 Ton yang harapannya nantinya hasil tersebut dapat dimanfaatkan untuk Tanam
Kembali dan Menambah PADes melalui hasil usaha BUMDESA.
Dampak/outcome : Melalui proyek ini, diharapkan dapat menciptakan
lapangan kerja baru bagi masyarakat desa, sekaligus meningkatkan kualitas hidup
mereka melalui peningkatan pendapatan dari sektor pertanian. BUMDESA berharap
program ini dapat mengurangi angka kemiskinan dan meningkatkan daya beli
masyarakat.
Penerima Manfaat : Masyarakat dan Kelompok Petani
Desa
Kontribusi pada PADesa : Tahun 2025 dengan Target
Rp10.000.000,-
Pengembangan Program/Jenis Usaha : Pengelolaan
Dana Ketahanan Pangan untuk pengembangan pertanian jagung di Desa Contoh diharapkan dapat berkontribusi signifikan
terhadap ekonomi lokal dan kesejahteraan masyarakat. Program ini mendukung
ketahanan pangan nasional, sejalan dengan visi misi Presiden Prabowo Subianto,
dengan meningkatkan produksi jagung yang berkualitas guna mencapai swasembada
pangan.
Untuk meningkatkan daya saing akan dilaksanakan program pelatihan pemasaran produk melalui digital marketing serta menjaring relasi dengan BUMDesa lainnya atau dengan Lembaga ekonomi lainnya. Kontak PIC Kegiatan (Desa) : Rizki
Hidayatulah (Direktur BUMDesa)
+62
821-8399-4610 |
TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL KEMENDESA
Kamis, 02 Oktober 2025
KETAHANAN PANGAN YANG DIKELOLA OLEH BUMDESA KARYA NYATA DESA BLAU KECAMATAN LEBONG ATAS
PERAN TENAGA PENDAMPING PROFESIONAL (TPP) DALAM BIDANG KETAHAN PANGAN MELAUI BUMDESA
Peranan TPP Dalam Pelaksanaan Kegiatan
Ketahanan Pangan Melalui BUMDESA :
|
1. Fasilitasi Pelaksanaan
Musyawarah Desa Revitalisasi BUMDESA dan Musyawarah Desa Khusus Tentang Ketahanan
Pangan. 2. Fasilitasi BUMDESA dalam
Menyusun Kelengkapan Dokumen Legaligas dan Peyusunan Analisas Usaha Ketahanan
pangan dalam hal ini untuk Kegiatan Penanaman Jagung. 3. Bersama dengan Pihak PPL
Kecamatan Lebong Atas Melaksanakan Pembinaan tentang tata cara Tanam Jagung 4. Menyarankan agar BUMDESA
mencatat seluruh Kronologi Mulai dari Tanam Jagung 1 HST sampai dengan proses
Panen agar seluruh saran dari Pihak PPL dan pihak yang berwenang tercatat
dengan rapi. 5. Mendampingi Pengurus
BUMDESA dalam proses Penyusunan Pencatatan Keuangan BUMDESA |
AKTIFITAS TPP LEBONG ATAS
KETAHANAN PANGAN YANG DIKELOLA OLEH BUMDESA KARYA NYATA DESA BLAU KECAMATAN LEBONG ATAS
LATAR BELAKANG Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki permintaan tinggi di pasar. Dengan mengembangkan lah...
-
LATAR BELAKANG Jagung merupakan salah satu komoditas unggulan yang memiliki permintaan tinggi di pasar. Dengan mengembangkan lah...
-
Peranan TPP Dalam Pelaksanaan Kegiatan Ketahanan Pangan Melalui BUMDESA : 1. Fasilitasi Pelaksanaan Musyawarah Desa Revitalisasi B...
